Ini bukan bagian dari “post power syndrome” akan kegiatan berlaga di jalur (track) balap motor kelas dunia karena aku belum pernah ikut bertanding pada acara tersebut. Kegiatan ini bukan saja membutuhkan “adrenalin” yang tinggi tetapi teramat sangat membutuhkan dukungan modal keuangan yang kuat pula.
Bagi laki-laki, berlaga di arena balap merupakan pelebur energi yang meluap-luap dimana fisik harus dalam kondisi prima juga perlu ketajaman intuisi yang dapat dilatih dengan berbagai aturan yang benar dalam berkendaraan dengan kecepatan tinggi dimana harus dapat menyeimbangkan emosi dengan dukungan otak yang cerdas.
Oleh karena itu untuk melepaskan gairah yang tak pernah tersalurkan ini, aku alihkan dengan membuat lukisan pensil adegan seorang pembalap ketika melakukan gaya pada sebuah belokan tajam di arena balap yang mana pada posisi seperti ini adalah sebuah “sensasi adrenalin” yang tak dapat ditulis dengan kata-kata.
Tak perlu uraian panjang lebar, silakan amati langkah-langkah pembuatan lukisan pensil ini yang aku rangkai dalam sebuah file “animated gif”. Tayangannya dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Begitulah kira-kira gambaran aksi seorang pembalap yang tertuang dalam lukisan pensilku ini yang juga meraih komentar diatas 50 di Facebook.
