Nikmat itu bukan karena kemewahan

Potret Kehidupan

Tak peduli suara hiruk pikuk disekelilingnya, tetap terlelap walaupunpun di trotoar.

PS: Digambar menggunakan pensil pada kertas HVS 80 gram (plainpaper) selama 8 jam, Referensi foto dari Kompas “pasti peduli”

About these ads

14 comments on “Nikmat itu bukan karena kemewahan

  1. Udah pernah tayang! :P

    Jika ada sepuluh jempol nduknya sudah pasti nduk persembahkan untuk hakang semuanya. Keren bener hakangnya nduknya ini ^^b

    makasih jempole nduk sayang..
    **dipersori baru bisa kebuka blognya..
    :D

    • kuatirnya nDuk nanti bakal repot sendiri,
      krn ini masih tema lelaki berpakaian lengkap,
      bagaimana klo nanti hakangnya mulai bikin tema lelaki berpakaian tidak lengkap.. jempol genduk bisa habis.

  2. Hidup ane katanya berantakan om ditambah rambut ane,, tapi kalo udah baca artikel kok berubah jadi rapi yaaa.. Hehehe.. :P

    ada pepatah: diatas langit ada langit lagi.. bersyukur adalah obat yang mujarab.. :D

  3. Pingback: THE NINE FROM THE GREY HORSES « The Ordinary Trainer writes …

  4. Mengamini komen mbak bebe, aku juga kemari krn om NH…bener2 sketsanya keren *kagum speechless*

    hehe.. itu ciri khas om NH yang ahli membuat ulasan dan sesuai dengan moto “orikhinalnya: the beauty of blogging”.. :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s