Japan on demand

Setiap orang tentu punya keinginan, dari sekian banyak keinginan ada yang sama antara satu dengan yang lainnya juga tentu berbeda dengan yang lainnya pula.

Imelda in pencil drawing

.

Titi(k) and Snow in pencils drawing

Ketika “masih muda”, aku punya keinginan untuk bekerja, belajar dan tinggal di negeri Sakura yang katanya sangat eksotis dan banyak memiliki keanekaragaman budaya dan teknologi.

Salah satu pendorongku memiliki keinginan tersebut termotivasi sejak didaerahku yang sangat terpencil dapat menikmati siaran TVRI walaupun harus dengan memasang antena setinggi pohon cemara dan sudah sangat senang walaupun dengan model TV Hitam Putih.

Pada siaran tersebut aku menikmati seri tayangan film anak-anak produksi NHK (salah satu TV broadcast terbesar di Jepang) seperti yang juga digemari oleh anak-anak masa kini.

Dalam pikiran seorang “kanak-kanak” saat itu sudah terasa bahwa Jepanglah pelopor teknologi canggih yang harus aku datangi dan ikut berbaur dengan masyarakat disana.

Bekal keinginan tersebut masih terus berlanjut hingga aku tamat SLA dan segera mencari informasi tentang Jepang dan kemungkinan dukungan pemerintah untuk memberikan semacam “Bea siswa” agar aku dapat kesana.

Tetapi keinginan tersebut walaupun hingga kini telah berpuluh-puluh tahun berlalu aku belum mendapat kesempatan pergi kesana namun “rasa penasaran” itu belum juga hilang.

Maka ketika beberapa orang blogger asal Indonesia yang aku kenal (walaupun belum pernah jumpa fisik) tinggal disana, serta merta aku senang dan sering bertanya tentang Jepang kepada mbak Imelda Coutrier dan nduk Yutha Tt.

Dari mereka aku mendapat beberapa pelajaran berharga tentang budaya, bahasa dan dialek, iklim, teknologi dan juga kuliner. Hasil drawing pencils diatas salah satu ungkapan terimakasihku atas ilmu yang aku peroleh dari mereka.

Artikel yang agak nyambung di:

* Tokyo boy band..  :D

6 comments on “Japan on demand

  1. pokoknya ditunggu kalau ada kesempatan ke Tokyo Om Bob!
    Arigatou gozaimasu untuk gambarnya…
    kupikir ; Japan on demand karena dimintain (gambar) terus sama pemilik wajahnya hahaha

    hehehehe… nunggu ada yang ngundang.. :D :D

  2. Arigatou Om…
    Wuah…keren pisan ya wajahku kedinginan begitu…
    Dengan pandangan menerawang..
    Wah jan…bikin tambah aja… :D

    すみません kalo kurang halus rendering dan blendingnya..
    **kesusu alias kebelet pengen pamer…
    :D :D

  3. itu kadhemen beneran lagi Om…
    Buka jendela, ee saljunya masuk.. Bibirnya sampe item (gk biru lagi :D )
    Motret mah tinggal njepret, tapi memindahkan foto ke kertas dengan pensil dan sesuai aslinya, ow…itu luar biasa….

    kalo ngga ada yg motretnya ngga mungkin bisa jadi lukisan diatas kertas.. :D :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s