Setelah kemarin dengan sukses mengabadikan kupu-kupu dan bunga, ternyata miss Candy masih harus “training” ditempatku karena sang pemilik kamera tersebut “keukeuh” agar aku mencoba membuat foto dengan teknik kopel lensa.
Demi menjaga reputasiku yang sekarang mendapat gelar “Empu” oleh “kanjeng Kyaine” dari Padeblogan, maka tulisan kali ini adalah untuk menjelaskan bagaimana menggunakan teknik tersebut.
Teknik kopel lensa atau couple lens technique salah satu cara unik bermain fotografi agar obyek foto menjadi lebih besar (microscopik) dibanding tanpa menggunakan teknik kopel ini.
Yang perlu disediakan adalah lensa tambahan untuk melakukan kopel, bisa memakai lensa standard kamera SLR non Digital (film) seperti pada contoh hasil foto-foto dibawah ataupun lensa kamera digital yang dipasang pada bagian depan lensa tetapi dirapatkan secara terbalik.
Cara memegang dua buah lensa ini dilakukan oleh satu tangan yaitu tangan kiri, sementara tangan kanan siap-siap untuk menekan tombol shutter ketika obyek yang ditangkap sudah tapat pada fokus lensa.
Untuk uji coba pertama kali dapat dilakukan dengan setting auto tetapi menggunakan “manual focus (MF)” karena bila menggunakan “auto focus (AF)” maka pertemuan antar 2 lensa ini dapat menggores ketika lensa berputar saat melakukan auto focus.
Pasang Zoom pada posisi maksimal dan fokuspun putar pada posisi maksimal untuk jarak dekat. Pada sesi ini sangat terasa penggunaan “mata kiri” untuk melihat obyek pada viewfinder dan kekuatan tangan untuk menyangga kamera dan 2 lensa sekaligus.
Setelah melakukan penyetelan zoom dan fokus, sekarang tinggal tempelkan serapat mungkin lensa kedua secara terbalik. Untuk mendapatkan fokus pada obyek yang akan difoto, maju mundurkan kamera hingga didapati titik tertajam (atau bunyi “beep”) lalu tekan shutter dengan tenang dan pasti.
-
-
-
Pengambilan gambar pada malam hari 23 Jan 2012 jam 24:23 WIB. Penambahan cahaya menggunakan lampu LED dari handphone Nokia.
Setting secara “Mannualy” dari mulai speed, diaphragma, white ballance, focus, kopel menggunakan Lensa Standard (non DSLR) produk Konica 1:1,8 F=52 mm
Obyek diletakkan pada selembar kertas HVS 70 gr. Jarak terdekat menggunakan teknik kopel sebesar 2 cm, tanpa kopel sebesar 9 cm.
Maka untuk saat ini telah berhasil membuat foto menggunakan teknik kopel dan hasil foto obyekpun akan lebih besar beberapa kali dibanding tanpa teknik kopel ini seperti pada 2 foto diatas.
Selamat mencoba, semoga sukses..
Artikel yang berkaitan:
1. Belajar mengenal kamera SLR bagian ke 1.
2. Belajar mengenal kamera SLR bagian ke 2.
PS: Foto diatas tanpa rekayasa, PhotoShop software hanya melakukan “resize” dari ukuran asli sebesar 3456 x 2304 pixel.
Agar lebih jelas dapat lihat foto-foto asli hasil jepretan Canon EOS 550 D Kit 18-55 mm ini di:
1. Kupu-kupu1
2. Kupu-kupu di Ladang Jiwa
3. Bunga
4. Nyamuk Pertama dengan Kopel
5. Nyamuk Pertama Tanpa kopel
6. Nyamuk Kedua dengan Kopel
7. Nyamuk Kedua Tanpa kopel
8. Pensilku





wah bagus donk gan,,saya mau coba aghh gan
wah, jerawat emak tambah kliatan dunk
inon makin manis dong
Saya baru tau tekhnik ini …
emang bisa ya Pyan ?
tantangannya pasti di Fokus nih …
(dan juga … musti kudu beli lensa tambahan …)(tak sekedar Kit doang )
(ini tantangan terberat …)(hahahah)
Salam saya Pyan
menarik niy tehniknya … ikut ngetes ah kalo dah sehat bener .. nih masih gemeteran pegang kamera he he
Makasih Mpu atas tipsnya
Salam
wahh… bagus hasilnya ya.. sayang aku belum punya SLR..
belum sempat belajar teknik ini sudah pindah divisi