Kebutuhan akan perangkat kamera SLR semakin tinggi untuk mengabadikan berbagai momen, pada masa kini sudah menjadi kebutuhan pribadi yang semula didominasi oleh para fotografer profesional. Dengan semakin mudah dan harga yang semakin terjangkau, kamera SLR banyaj dijual di toko-toko kamera hingga merambah ke dunia internet secara toko online.
SLR berasal dari kata Single Lens Reflex, yaitu kamera yang menggunakan satu bagian lensa yang digunakan untuk membidik dari lubang pengintai (viewfinder) juga untuk menangkap gambar. Lawan dari SLR yaitu TLR atau Twin Lens Reflex yang memiliki 2 lensa terpisah untuk pengintai dan penangkap gambar.
Gambar diatas adalah bagian-bagian utama dari sebuah kamera SLR yaitu terdiri dari body dan lens. Body berisi mekanik, ruang gelap film (celluoid) pada kamera film sedang pada kamera digital menggunakan memory chip, elektronik, cermin, prisma, speed settings (kecepatan rana)) dan mode setting, sensor dan motor. Lens terdiri dari gabungan beberapa keping lensa cembung dan cekung yang berfungsi penangkap gambar dan fungsi zoom.
Kamera SLR sejak dulu memiliki viewfinder (lubang pengintai) disebelah kiri body, sedangkan shutter berada di posisi kanan atas dan kanan depan. Posisi viewfinder disebelah kiri dimaksudkan agar pengguna menggunakan mata kiri untuk mengintai sedang mata kanan tetap terbuka tanpa harus dipicingkan karena akan terhalang oleh tangan kanan yang siap menekan shutter.
Cara terbaik menggunakan kamera SLR adalah selalu menggunakan mata kiri untuk mengintai (ngincer kata kangYayat) sedangkan telapak tangan kiri sebagai penyangga body dan jari tangan kiri untuk mengatur fokus dan zoom bila diperlukan. Sementara itu tangan kanan untuk siap menekan shutter sekaligus penghalang mata kanan yang tetap terbuka.
Produk Canon terbaru menambah LCD view untuk memudahkan pengguna tetap dapat melakukan kegiatannya dalam posisi sulit semisal terhalang oleh kerumunan orang didepan fotografer yang akan meliput acara tertentu.
So readers, selamat mengamati kamera anda dan tunggu artikel lanjutan tentang kamera SLR.
Artikel lain yang berkaitan:


LG News lagi mendukung blogger pemula, sharing ilmu fotografi.
nanti klo eMak udah punya dslr, tinggal praktek ajah.
ntar pinjam ya mak…sekalian kursusnya, udah pinter baru ntar nyicil he..he…
beres kak.. nanti boleh pinjem sewa.. **eMak juga mau nyicil.
Inon kasih si bungsu postingannya
Inon mah kagak ngartos soal foto
Ngartosnya di potohhh
Nungguin emak bli slr
Soalnya inon mau jadi model
iyalah, Inon jadi modelnya eMak ajah..
model paling keren sekototuo ..
Kamera saya itu type apa ya…
Mau ikutan belajar ajah lah…
Baru tahu strukturnya kayak begitu

“Dengan semakin mudah dan harga yang semakin terjangkau, kamera SLR banyaj dijual di toko-toko kamera hingga merambah ke dunia internet secara toko online.”
Lensanya yang mahal .. apalagi lensa makro yang cepek mm itu harganya minim 2 kali dengan harga kameraku
DSLR = racun … konsekuensinya .. harus siap karacunan wkwkwkwk
nuhun ah jemputannya
Sepertinya saya gak akan beli kamera model gini…
Soalnya so pasti jarang poto2 sendiri… Mendingan dipotoin temen, pake kameranya
Pingback: Belajar mengenal kamera SLR (bagian ke 2) | Vyan RH Blog
Mas, kita hunting foto bareng yuk.
quote, “Cara terbaik menggunakan kamera SLR adalah selalu menggunakan mata kiri untuk mengintai…”
ah, biasanya ngintipnya pake matan kanan iq… salah ya.. hhh…
seneng bangat dpt masukan kamera slr krn hobby sy motret thanks.
saya suka fotografi, tapi pakai kamera digital biasa bukan dslr.
gak mudeng pake dslr, apalagi harganya yg mahal, lensanya pun muahal… wuaah…
Pingback: Teknik kopel lensa untuk membuat efek microscopik | Vyan RH Blog