Belajar mengenal kamera SLR (bagian ke 1)

Kebutuhan akan perangkat kamera SLR semakin tinggi untuk mengabadikan berbagai momen, pada masa kini sudah menjadi kebutuhan pribadi yang semula didominasi oleh para fotografer profesional. Dengan semakin mudah dan harga yang semakin terjangkau, kamera SLR banyaj dijual di toko-toko kamera hingga merambah ke dunia internet secara toko online.

SLR berasal dari kata Single Lens Reflex, yaitu kamera yang menggunakan satu bagian lensa yang digunakan untuk membidik dari lubang pengintai (viewfinder) juga untuk menangkap gambar. Lawan dari SLR yaitu TLR atau Twin Lens Reflex yang memiliki 2 lensa terpisah untuk pengintai dan penangkap gambar.

Bagan kamera SLR

Gambar diatas adalah bagian-bagian utama dari sebuah kamera SLR yaitu terdiri dari body dan lens. Body berisi mekanik, ruang gelap film (celluoid) pada kamera film sedang pada kamera digital menggunakan memory chip, elektronik, cermin, prisma, speed settings (kecepatan rana)) dan mode setting, sensor dan motor. Lens terdiri dari gabungan beberapa keping lensa cembung dan cekung yang berfungsi penangkap gambar dan fungsi zoom.

tampak atas kamera SLR

Kamera SLR sejak dulu memiliki viewfinder (lubang pengintai) disebelah kiri body, sedangkan shutter berada di posisi kanan atas dan kanan depan. Posisi viewfinder disebelah kiri dimaksudkan agar pengguna menggunakan mata kiri untuk mengintai sedang mata kanan tetap terbuka tanpa harus dipicingkan karena akan terhalang oleh tangan kanan yang siap menekan shutter.

Cara terbaik menggunakan kamera SLR adalah selalu menggunakan mata kiri untuk mengintai (ngincer kata kangYayat) sedangkan telapak tangan kiri sebagai penyangga body dan jari tangan kiri untuk mengatur fokus dan zoom bila diperlukan. Sementara itu tangan kanan untuk siap menekan shutter sekaligus penghalang mata kanan yang tetap terbuka.

Produk Canon terbaru menambah LCD view untuk memudahkan pengguna tetap dapat melakukan kegiatannya dalam posisi sulit semisal terhalang oleh kerumunan orang didepan fotografer yang akan meliput acara tertentu.

So readers, selamat mengamati kamera anda dan tunggu artikel lanjutan tentang kamera SLR.

Artikel lain yang berkaitan:

Ayo bermain fotografi

15 comments on “Belajar mengenal kamera SLR (bagian ke 1)

  1. LG News lagi mendukung blogger pemula, sharing ilmu fotografi.
    nanti klo eMak udah punya dslr, tinggal praktek ajah.

    tentang cara pakai nanti aja kalo sudah ada kamera.. :D

    • ntar pinjam ya mak…sekalian kursusnya, udah pinter baru ntar nyicil he..he…

      di Jakarta sih enak kak Monda, banyak referal yang bisa diikuti dan sebaiknya punya dulu, baru belajar: seperti kang Yayat yang sedang tertarik belajar fotografi.. :D

  2. Inon kasih si bungsu postingannya
    Inon mah kagak ngartos soal foto
    Ngartosnya di potohhh

    Nungguin emak bli slr
    Soalnya inon mau jadi model :D

    Inon pake cara praktis….
    **kerasanya ntar kalo lagi pas butuh
    :D

  3. Baru tahu strukturnya kayak begitu :D
    “Dengan semakin mudah dan harga yang semakin terjangkau, kamera SLR banyaj dijual di toko-toko kamera hingga merambah ke dunia internet secara toko online.”
    Lensanya yang mahal .. apalagi lensa makro yang cepek mm itu harganya minim 2 kali dengan harga kameraku :D
    DSLR = racun … konsekuensinya .. harus siap karacunan wkwkwkwk

    hahaha.. jadi nyesel nih????? selamat menikmati penasaran bermain fotografi.. :D :D

  4. Sepertinya saya gak akan beli kamera model gini…
    Soalnya so pasti jarang poto2 sendiri… Mendingan dipotoin temen, pake kameranya :D

    dulu aku juga ngga suka kamera apalagi difoto, tetapi setelah jadi kebutuhan semakin terasa pentingnya.. motret anak2, keluarga, teman, dll :D

  5. Pingback: Belajar mengenal kamera SLR (bagian ke 2) | Vyan RH Blog

  6. quote, “Cara terbaik menggunakan kamera SLR adalah selalu menggunakan mata kiri untuk mengintai…”
    ah, biasanya ngintipnya pake matan kanan iq… salah ya.. hhh…

    itu cara yang paling tepat sesuai dengan posisi viewfinder disebelah kiri body.

  7. saya suka fotografi, tapi pakai kamera digital biasa bukan dslr.
    gak mudeng pake dslr, apalagi harganya yg mahal, lensanya pun muahal… wuaah…

    mahal itu relatif, nduk..
    tapi kalo sudah cukup dengan pocket digital tentu ngga perlu beli lagi, ya apa iya?
    :D

  8. Pingback: Teknik kopel lensa untuk membuat efek microscopik | Vyan RH Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s