Horeee… MUDIK……. MUDIK…
Iedul Fithri sebentar lagi datang menghampiri umat Islam diseluruh dunia. Di Indonesia Iedul Fithri telah menjadi suatu momen mudik nasional bagi sebagian besar masyarakat. Cukup unik memang, karena hal itu tidak terjadi di negara-negara mana pun di dunia, bahkan di negara-negara yang berlabel Islam sekalipun.
Bagi mereka yang biasa melaksanakan mudik, rasanya akan ada sesuatu yang hilang atau mengganjal dalam hati dan perasaan apabila tidak melakukan tradisi ini. Mudik, sebagai sebuah tradisi sosial yang beririsan dengan momen ritual keagamaan, ternyata juga menjadi suatu hal yang melibatkan aspek-aspek multidimensional kehidupan kemasyarakatan dan bahkan pemerintahan.
Mudik, yang berarti pulang kampung, memang akan membawa setiap pelakunya pada kondisi lepas dan terbebas dari kerinduan yang membuncah. Saat bertemu dengan orang tua, saudara, keluarga, atau orang-orang terdekat yang kita cintai, tentu merupakan sebuah kebahagiaan yang sungguh sangat mengharukan. Tak jarang tetes air mata pun mewarnai momen-momen yang jarang terjadi tersebut. Walhasil, mereka akan merasakan kesegaran dan semangat baru untuk menjalani hidup dan kehidupan ke depan.
Apa mudik itu penting sih? Jawabannya menggantung, diantara ya dan tidak. Penting sih pasti penting, mengingat konteks silaturrahmi dan saling berbagi hikmah dengan keluarga dan sanak saudara di kampung. Momentumnya jadi amat membudaya bertepatan dengan Hari Raya. Tapi, ia menjadi tidak terlalu penting ketika, orang tidak cukup ongkos untuk pulang kampung. Setidaknya “bertahan di kota” lebih afdol ketimbang “menyiksa diri” pulang kampung. Apa mudik itu harus pulang kampung? Secara “budaya” ya. Ini konsekuensi sejarah dari pemusatan sosiologis khalayak ramai, yang kebanyakan dari desa (kampung) meramaikan kota.
“Mudik kemana nih?” beberapa kenalan menanyakan hal itu. Aku hanya terdiam berpikir. “Iya kemana ya” pikirku sendiri. Ah kenapa bingung-bingung…, mudik dari halaman depan rumah kehalaman rumah orang tua yang cuma berjarak 3 meter. Hua ha ha… aku juga mudik…..
Selamat mudik, bagi yang bermudik ria.. Persiapkan segala sesuatu dengan cermat agar tidak mendapat kesulitan dalam perjalanan.


Aku mudik cukup naik sendal jepit… hi hix..
Mau ke kamar mandi itu mah,,bukan pulang kampung..Kkiiii..kkiii..k
terbayang besok perjalanan panjang menelusuri Jalur Mudik. Surabaya – Ciamis PP tanpa uang jejek he he. Kita niatin aja yah insya Allah banyak barokahnya. Ketemu sedulur semua. Ke Ciamis gak Kang ? Kan mau ketemuan di Saripohaci he he..
wakakakak ide bisnisnya boleh juga tuh he he.
Wah kalo begitu semoga sehat aja ya, trims atas supportnya. Salam buat keluarga juga…
Saya mengucapkan kepada para pemudik,agar hati hati dijalan.Semoga bahagia selalu..
mudik bagi saya sbg ajang silaturahmi dng keluarga besar. saya bisa bertemu muka dng saudara2 saya terjadi ya di lebaran itu. semua berpencar di beberapa pulau di nusantara ini. dan perjalanan mudik saya memilih setelah shalat ied… perjalanan 12 jam lancar… selamat sampai di tujuan…
**bersyukurlah bg yg bisa bertemu orang tua dan saudara setiap waktu…
beginilah klo hidup di kampung sendiri.. bundo mau mudik kemana lagiii..
dulu sewaktu bundo hidup dirantau, apapun kan dihadang asal bisa mudik lebaran.. di kampus bolos, pake segala macam alasan, hehhe..
Njenengan mudike nengendi mas?
Nek liwat Kendal takasih duren
iya deh… selamat mudik.. ntar nyusul kalo dah mulai cuti bersama.. salam mudik….
sedj
http://sedjatee.wordpress.com
mudik merupakan bentuk cara ibadah yang menjadi budaya, sejauh dijalankan dgn baik, jika tidak mampu tidak perlu dipaksakan karna intinya adalah silaturahmi, hanya saja karna terpisah jarak & waktu yg jauh & lama sehingga kurang afdol jika tidak kumpul di mana kumpul2 adalah fitrah manusia
Yang mau mudik naik mobil pribadi boleh mampir ke blog saya
Buat rekan2 yang mau berikirim2 ucapan Idul Fitri, boleh mampir ke tempat saya,
atau jika sempat main ke blog saya ttg wisata alam:
salam kenal
Yang mau tahu kondisi live jalan lewat kamera dari jalan mudik boleh mampir ke sini
-video live h-3 siang situasi jalan lebaran idul fitri 1430h jalur utara selatan jawa merak
-video live h-3 siang situasi jalan lebaran idul fitri 1430h jawatengah-solo
Yang mau mudik naik mobil pribadi boleh mampir ke blog saya
-Tips mudik mobil pribadi bandung malang lewat jalur tengah jawa
Buat rekan2 yang mau berikirim2 ucapan Idul Fitri, boleh mampir ke tempat saya,
-Kirim sekarang ucapan idul fitri anda
atau jika sempat main ke blog saya ttg wisata alam:
- Rizqi firdaus agro wana widya wisata
ati2 gempa saat lebaran:
- Hati-hati gempa lebaran 1430h sumatra-jawa
waw….. hati-hati di kalau naik mubil ya….